Playdatesoloraya; Bukan Komunitas Biasa

Kali ini saya menulis atas peran saya sebagai seorang ibu satu putra yang belum cukup usia untuk sekolah, tapi si ema sudah ngeyel pengen masukin anaknya sekolah. Karena apa? Cuma karena ema nya pengen bisa punya teman sesama ema ema, buat nggosyip🤣 Kayanya asyik deh ya nggosip nggosip ga jelas sambil nunggu anak di sekolah. Huahahahaha baiklah, saya sadar itu cita cita yang sangat useless, dan syukur Alhamdulillah saya sudah insyaf untuk hal itu🤣🤣🤣 Kasian Ibu saya, doanya pasti agar saya jadi manusia berguna. Tapi Saya yang udah beranakan gini malah nglakoni yg useless useless. Nda usah dehh✋🤣

Karena saya tinggal di kota rantau (di kota yang jauh dengan orang tua saya ataupun orang tua suami), sudah pasti segala hal saya lakukan atas dasar pemikiran dan persetujuan ala saya dan suami saja. Segalanya. Tidak ada intervensi sedikitpun dari siapa siapa, sehingga kami hanya sering mengandalkan insight (mo bilang insting kok kayanya instingku nggak terlalu bisa dipercaya🤣 sering geje sih) dan kalaupun ngga tau, kami suka cari tau. Dominantly, cari taunya ala browsing sana sinih, tanya teman ataupun ortu, tapi lebih seringnya tanya pada browser😅. Makanya hidup kami hape mulu. Entah ini suatu kemajuan atau kemunduran. Yang jelas Alhamdulillah sampai kini kami masih sangat sehat dalam berintraksi di dunia nyata, pun tentang membagi waktu untuk membersamai anak secara utuh tanpa gangguan gadget.

Nah, dari sinilah, rupanya Allah menjawab doa saya biar bisa bergaul dengan sesama Ibu, tapi lebih jelas arahnya🤣. Saya mulai dipertemukan dengan playdatesoloraya melalui chat dengan foundernya. Saya termasuk golongan orang pertama yang ditawari oleh founder komunitas ini karena kebetulan saya kenal dengan foundernya dari komunitas keluarga lainnya. Komunitas baru yang ternyata sekarang sudah mau setahun usianya ini, sepertinya semakin eksis dan dicintai ema ema dan anak anak (bapak bapak menyesuaikan🤣). Awalnya memang rasanya biasa saja ya, sebagai anggota yang cuma ikut ikutan, saya ya iya iya saja ketika diajak yuk kumpul di taman, nanti kita nyanyi nari sama sama, bikin gambar dari cat, makan kue, dan poto poto🤣 gitu masa ngga asik sih? Asik dong.. masa ngga mau? Ya mau dong.. padahal waktu itu anak Saya masih berusia satu tahun. Masih suka bubuk dalam gendongan. So yang nyanyi, yang nari, yang gambar, dst..ya jelas Saya sendiri lah🤣🤣✌ Tapi hepi bgt loh Gengs. Swear. Sesama ema yg ribet sama anak masing masing, kita dipertemukan dalam satu kegiatan bersama, se hectic apapun yang terjadi, bisa kami nikmati dengan betul betul bahagia. Kenapa ya.. ya mungkin empathic feeling yang benar2 kerasa dan terbukti nyata ya. Ternyata riewuh nya ngemong anak, sama kok di seluruh Indonesia🤣 Dan itu dirasakan bersama, semua sama hebohnya2🤣.

Ini kegiatan pertama playdate soloraya. Singing, dancing, drawing, and nature ekploring. Di taman Balekambang Kota Surakarta.



Di sinilah sebenarnya playdatesoloraya ini kemudian terus konsisten, sesuai dengan jargonnya: Make a Sweet Memories for You and Me. Playdate soloraya membuat banyak kegiatan yang menyenangkan, agar tercipta ingatan yang indah bagi para pesertanya. Namanya juga playdate, jelas kegiatan yang dilaksanakan adalah tentang main yg tetap ada esensi edukatifnya. Tidak hanya selalu edukatif sih, kesannya kok kaku sekali..haha..tapi memfasilitasi seluruh aspek perkembangan anak usia 0 hingga 5 tahun agar bisa diberikan stimulus secara optimal (sering dengan melibatkan ahlinya) dengan cara yang menyenangkan. Tapi bayi 0 bulan ngga yakin mamanya uda kuat ikutan deh. Bayinya mah anteng2 aja🤣 mamanya, kayanya pilih anteng menyusui di rumah dulu (eh ini saya ding)🤣. Jadi playdatesoloraya sifatnya sebagai penyelenggara kegiatan ya, ngga pernah maksa buat ikutan, tapi seringnya malah dipaksa peserta (buibu) bikin lagi beberapa sesi karena kehabisan seat buat ikutan kegiatan. Mengapa? Karena beberapa kegiatan akan membatasi jumlah pesertanya agar kegiatan dapat berjalan efektif. Namun, playdatesoloraya ngga pernah kekurangan kalau soal jumlah peserta🤣🤣🤣


Komunitas non profit oriented ini, menurut saya benar benar mengedepankan aspek kekeluargaan dan kebermanfaatan untuk sesama ibu dalam mengemong putra putrinya. Agar ngemong menjadi lebih edukatif baik untuk ananda ataupun orang tua-nda, lebih cheerful, dan lebih berkesan. Playdatesoloraya betul betul jago dalam memfasilitasi adanya kenangan yang membahagiakan dalam proses ngemong anak ini. Sungguh! Sangat terasa, dan tersimpan dalam memori jangka panjang. Tergabung dalam komunitas ini atau ikutan dalam kegiatannya, belum pernah (saya pribadi) merasa rugi atau unhappy. Di sini, selain saya bisa bertemu dengan banyak teman baru sesama ibu, saya juga belajar banyak langsung dari fasilitator ahlinya. Mereka adalah pihak yang memang diajak berkolaborasi oleh founder playdatesoloraya, dalam menyelenggarakan kegiatan sesuai dengan tema yang ditentukan. Misalnya untuk stimulasi baby usia di bawah 1 tahun, playdate soloraya akan mengajak pihak baby gym sebagai fasilitator kegiatannya. Untuk kaka kaka yang sudah mulai persiapan masuk sekolah dini, diajak pula untuk trial class dengan berkolaborasi bersama pihak sekolah tertentu. Banyak sekali ragam kegiatannya, baik berdasarkan kategori rentang usia, atau dengan kategori perkembangan tertentu.


Komunitas keren ini diprakarsai dan dijalankan penuh oleh dua orang hebat yang merangkap jadi ketua sekaligus pelaksana segala apa saja. Swear.. mereka hebat. Namanya Mba Retno Zulaechah (biasa dipanggil Mba Eno) dan Mba Era Wijaya (Mba Era). Dua orang mommy kece ini benar benar berperan penuh, pelaksana sekaligus penanggung jawab seluruh kegiatan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan sampai akhir. Kadang saya jadi heran, mereka ide dan tenaganya kok ngga habis habis ya bikin ini itu. Selalu banyak inovasi dan selaluuu good job. Berhasil bikin semuanya hepi😍😍standing ovation buat Mba Eno dan Mba Era. 👏👏👏👏 Terimakasih banyak, Mommynya Seanna dan Mommynya Irbi. Mudah mudahan sehat selalu dan selalu bahagia, agar terus bisa menebarkan keistimewaan keistimewaan melalui playdatesoloraya🤗 aamiin. Intinya sih, kegiatan yang keren tidak akan lepas dari orang orang keren di belakangnya. Mulai dari cita cita dasar hingga pelaksanannya yang total. Keren Mba. Mudah2an bisa jadi inspirasi untuk semua pemrakarsa pemrakarsa banyak kegiatan yang bermanfaat lainnya.


Jikalaupun ada, pernyataan yang menyuarakan semacam ini “ngapain sih buang buang waktu ikutan kegiatan kegiatan gitu gituan. Toh juga ada sekolah anak usia dini nanti kalau uda waktunya. Diajari macam macam juga sama gurunya. Toh juga bisa ngemong sendiri kaya gitu di rumah. Uda hepi juga kok anak dan orang tua nya, ga ikut gitu gituan”.

Oke. Itu sangat tidak masalah ya Yah, Bun. Karena setiap orang berhak sepenuhnya untuk berpikir, merasa, berbuat, dan bertanggung jawab atas hidupnya. Sangat boleh tidak ikut, sangat sah untuk memilih apa yang dianggap terbaik untuk putra putrinya. Namun, bagi sebagian orang yang merasa mendapatkan manfaat dari komunitas komunitas kegiatan anak, pasti juga akan terus mendukung keberlangsungan komunitas komunitas semacam ini. Baik manfaat yang dirasakan secara fisik ataupun sosioemosional; baik untuk ananda ataupun untuk ayahanda dan ibundanya. Jadi mari stop suka menghakimi apapun dan siapapun, karena sebagai orang tua, kita pasti punya cara yang berbeda beda untuk memberikan segala yang terbaik untuk putra putri kita. Semuanya benar👏👏👏(asal terus mau belajar dan mengadakan perbaikan perbaikan).

Playdatesoloraya kini terus bertambah jumlah anggotanya. Rata rata memang semuanya adalah Mommies yang tinggal di sekitar soloraya. Hebatnya, dalam grup ini kami bisa berdiskusi apa saja untuk saling memberikan informasi antarsesama angggota (kami bicara informasi dan fakta, bukan bergosip. Makanya ini beneran keren menurut saya). Tema parenting dan caring terhadap anak menjadi fokus utama, tapi tidak menutup kemungkinan juga mendiskusikan hal hal yang berkaitan dengan urusan hidup sehari hari lainnya Misalnya pengalaman tentang KB, tentang rekomendasi dokter spesialis di Solo, tentang penanganan jika anak mengalami masalah tertentu, tentang zero waste, dsb. Kami terbiasa saling berbagi, sehingga kami merasa dekat satu sama lain. Kami merasa saling memiliki terhadap grup ini, sehingga kami merasa menjadi bagian di dalamnya. Ikatan inilah yang secara sengaja atau tidak, (saya rasa) telah diupayakan oleh Mba Eno dan Mba Era sebagai pembentuk sekaligus admin, dengan tidak banyak memberi batasan batasan kepada anggota dalam berinteraksi dalam grup (tetap ada aturan ya, walaupun untuk urgensi sangat tertentu saja). Hal inilah yang membuat kami sebagai anggota merasa nyaman untuk membagikan informasi dan pengalaman yg kami miliki, terkait topik tertentu yang ditanyakan atau sedang dibahas. Grup ini membicarakan fakta pengalaman pribadi sehingga bisa menjadi bahan belajar bagi yang lain. Kqmi akan saling menanggapi dan mengklarifikasi jika ada informasi yang kurang betul atau hoax. Banyak sekali informasi bertebaran di sini, sehingga grupnya menjadi hidup. Ahh intinya, buat Saya, salah satu grup chating yang bisa saya andalkan ya memang grup playdatesoloraya ini. Terimakasih lagi untuk Mba Eno dan Mba Era❤😍🤗❤


Next, for more information about playdatesoloraya, please chek @playdatesoloraya on instagram. Terakhir, saya mau bilang bahwa segala yang saya tuliskan adalah murni tentang apa yang saya pikirkan dan saya rasakan secara pribadi ketika tergabung sebagai anggota komunitas dan atau ikut serta dalam kegiatan playdatesoloraya ini. Jika ada yang kurang berkenan, saya mohon maaf nggih 🙏🙏🙏 Salam hangat dari saya. Sampai jumpa kembali😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *