Masih Suka Pakai Kode Kode ke Suami??? Pssst,,, Ini ada Rahasianya Looh, Biar Kode Langsung Nyampe Tepat Sasaran🤣✌

Suami kok nggak peka sih. Dia kok nggak ngertiin aku sih. Dari dulu dia kok nggak berubah juga sih. Siapa yang suka nggerundel kaya gitu?? Ngacuung (angkat tangan)✋✋✋. Aku jugak🤣. Ternyata kita sama..kamu dan aku tidak sendiri😘 Seringkali pada akhirnya adalah kita yang merasa makin loro ati kan ya. Soalnya suami tetap pada ke enggak peka an nya, dan kita tetap pada ke engganan kita buat bicara blak blak an. Kita pikir ini sangat wajar jika kita punya harapan tinggi pada suami, sudah seharusnya sebagai pasangan dia bisa memahami pasangannya secara penuh. Baik dari segi verbal maupun non verbal kita. (Tuls nggak sih, Gengs?)

Yang akan jadi soal adalah ketika harapan kita sebagai istri tsb, tidak sesuai dengan kenyataan yang didapatkan. Suami yang bahkan tidak ngapa ngapain, menjadi sumber emosi utama bagi istri karena istri menganggap sang suami tidak berempati terhadap dirinya. Padahal bagi seorang suami, dia betul betul tidak tau apa yang sedang terjadi dan apa yang diharapkan istri kepadanya, apalagi tentang apa yang harus ia perbuat agar tidak salah di mata istri.

Menurut penjelasan salah seorang dokter yang banyak beredar videonya tentang konstruk otak laki laki dan perempuan, ternyata susunan korteks otak yang menyambungkan antara otak kanan dan otak kiri pada laki laki lebih tipis daripada perempuan. Hal itulah yang membuat laki laki sering tidak bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu, karena cenderung mudah untuk berkonsentrasi terhadap satu hal saja. Jika sudah melakukan satu hal, dia akan lebih serius dibanding perempuan. Karena itulah, ketika melakukan suatu hal; kerja misalnya, suami jarang bisa serta terpikirkan kondisi rumah. Jangan sedih kalau suami tidak menanyakan kabar sudah makan atau belum ketika dia tidak di rumah. Bukan karena tidak perhatian, tapi memang karena struktur otaknya yang membuatnya tidak dapat terpikirkan banyak hal, apalagi yang tidak di depan mata nya, dalam satu waktu ketika sedang mengerjakan pekerjaan tertentu.

Bukankah sepatutnya kita bersyukur ya jika pasangan kita adalah seorang yang rajin bekerja. Oke mungkin dalam bekerja ini masih menjadi satu contoh kecil yang bisa dinegosiasi. Bagaimana jika dalam hal lain? Terlalu banyak main contohnya, terlalu berfokus pada main game atau pada hp nya, terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hobinya, atau hal lain yang sering membuat istri merasa kurang diperhatikan. Kalau suami pulang langsung suka diam seribu bahasa, atau suka ngomel seribu kata? Kamu tipe istri yang mana???🤣🤣🤣

Hal yang umum dilakukan oleh istri adalah, diam karena berharap suami peka dan mengerti dengan sendirinya tanpa diminta. Atau, ngomel seribu kata, namun tidak pernah jelas pada apa inti yang dimaksudkan. Itulah roaming yang terjadi pada diri suami. Dia akan terus bingung, sebenarnya apa sih yang dimau istrinya🤣. Dan keadaan ini akan berakhir pada ketidak puasan kedua belah pihak karena sama sama merasa menjadi korban satu sama lain. Hmmm..makin ngga enak yaa..

Oke. Kadang istri lupa. Suami bukan mbah dukun yang bisa baca isi pikiran kita. Hubungan kita juga tidak sama dengan transaksi tawar menawar di pasar. Ngeyel dengan harga yang ditaksir. Kalau ngga boleh, berlagak ingin pergi, dan berharap dipanggil kembali karena pedagang setuju dengan taksiran harga kita. Suami adalah indvidu unik, sama dengan istri yang masing masing dari kita tentu punya karakteristik berbeda beda. Kalau memang ingin memberi kode buat suami, beberapa tips ini bisa dicoba ya Gengs😁

Pertama, pastikan kodemu bukan kode yang baru. Jika kodemu dengan diam, tolong dipastikan kamu sudah pernah memberitahu pada suami, apa artinya dengan diam itu. Apa yang kamu harapkan dari suami ketika kamu diam. Apakah harus ditanya “kenapa” sampai bosan, apakah minta dipeluk, atau minta langsung dibeliin makanan kesukaan? Kalaupun pakai kode baru, tolong dijelaskan lebih dulu, arti kode tersebut sebelum kodenya digunakan😘.

Kedua, pastikan kodemu konsisten. Jangan berubah ubah. Kalau mulanya kamu biasa menggunakan diam, tiba-tiba kamu suka mukul mukul ngga jelas, pasti ini bikin roaming juga. Komunikasikan dulu beberapa kemungkinan kode unikmu yang bisa berbeda-beda. Tergantung keadaan mood atau hormon misalnya. Dan tentu juga harus lengkap beserta harapanmu kepada suami. Apa yang kamu inginkan untuk dilakukan suami ketika kamu berbuat seperti itu.

Ketiga, berikan clue terlebih dahulu jika suami melakukan suatu hal yang mungkin masih belum tepat di matamu. Mungkin dia lupa harus melakukan apa ketika kamu menggunakan kode tertentu, dst. Hargai usahanya terlebih dulu, jangan langsung marah sebelum clue diberikan. Clue nya jangan satu ya Gengs, dua atau tiga lah yaaa..😁✌

Terakhir, pastikan kamu sudah bicara dengan jelas semua sikap yang kamu tunjukkan itu ada maksudnya tersendiri. Maksudmu dan MAUMU. Sudah DIKOMUNIKASIKAN DENGAN SEJELAS JELASNYA. Jika kamu memang sudah merasa melakukan semua itu, tapi suami belum juga paham, ada baiknya marah. Tapi marah pun ada caranya. Biar elegan. OKAY😘 Nanti (inshaaAlloh) dibahas di postingan berikutnya yak🤣

Kesimpulannya, kalau memang segalanya perlu dikomunikasikan, ada baiknya memilih untuk bicara daripada diam dan main dukun dukunan, bukan?😁 Bicara pun tidak perlu berpanjang lebar tapi tidak jelas, lebih langsung pada maksud dan harapannya apa. Kalau kita perlu mengeluarkan 1000 kata untuk memuaskan emosi kita, ada baiknya 1000 kata itu adalah berisi harapan harapan yang konkret dan aplicable biar suami ngerti dengan jelas. Dia harus piye mulai dari sekarang dan seterusnya. Apa yang membuat kita (sebagai istri) suka, atau nggak suka. Itu kayanya sudah 1000 kata juga deh kalau diitung itung (sapa juga yang mau ngitung kata 🤣✌).

Oke Gengs, karena saya ngga bisa mikir penutupnya, langsung pamit aja deh.. Tataaa😘 Mari bermuhasabah selalu❤🤗

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *