Uncategorized

Berdamai dengan Luka; Cara Terbaik agar Seutuhnya Bahagia

Diposkan pada

Sebuah Pengantar Pernahkah kita tiba-tiba ingat pada suatu peristiwa yang terdahulu, yang tidak menyenangkan, tetapi sakitnya terasa hingga sekarang? Bagaimana cara melupakan nya? Aku ingin bebas, ingin berpaling, namun nyatanya itu sangat bias dan hanya sementara. Ketika kudapati tak sengaja ingatan peristiwa itu kembali, perih di hati benar-benar masih sangat membekas. Ah sudahlah, aku pun bisa memilih untuk bahagia. Tapi kenapa ketika ingatan akan luka itu datang, seakan2 sepanjang hariku menjadi berselimut mendung. Inikah bahagia sesungguhnya? Kurasa bukan. Ada apa dengan diriku? Sungguh, aku ingin sembuh dan benar benar ingin menjadi pribadi yg bebas. Ku tahu aku harus memaafkan. Tapi […]

Uncategorized

Kalau Anak Nangis, Aku Kudu Piye sih Baiknya?

Diposkan pada

Tulisan ini merupakan kompilasi materi dari hasil kajian seminar parenting, bedah buku, dan dialog dengan psikolog spesialis pengasuhan anak. Dimulai dari permasalahan saya sendiri yang merasa makin stres ketika anak saya menangis dengan tiba-tiba pada waktu yang tidak terduga. Saat anak menangis, seringkali saya tidak tahu sebabnya dan saya juga tidak tahu bagaimana menyikapinya dengan tepat. Sehingga bukannya malah bisa tenang dan berpikir cara menghadapinya dengan baik, saya justru ikut panik dan makin tidak mampu mengendalikan cara bicara ataupun perilaku saya. Kadang malah jadi membentak, ikut teriak, mengancam, menakut-nakuti atau malah muncul keinginan untuk mencubit anak saya. Benar-benar sudah tidak […]

Uncategorized

Marah pun Juga Harus Elegan!

Diposkan pada

Beranjak dari pertanyaan seorang teman, dia bertanya pada saya “Mbak, gimana sih caranya bedain marah yang boleh sama marah yang ga boleh?” Tentu bukan tanpa alasan mengapa tiba-tiba ada teman yang bertanya pada saya mengenai hal ini. Kami sedang membahas hasil dari kegiatan rutin pertemuan komunitas parenting yang kebetulan saat itu dia berhalangan hadir. Tentu pada umumnya kita sudah tau kan ya, marah yang boleh tentu ada caranya. Tapi kalau marah yang barbar, marah yang destruktif, marah yang cenderung membahayakan diri sendiri atau orang lain, bahkan mengancam keselamatan dan jiwa itu pasti betul-betul dilarang. Nah dalam tulisan ini, saya tidak […]